Nasional

FEB UBSI Susun Roadmap Riset Tiga Tahun, Perkuat Kolaborasi Diaspora dan Publikasi Ilmiah

FEB UBSI Susun Roadmap Riset Tiga Tahun, Perkuat Kolaborasi Diaspora dan Publikasi Ilmiah

JAKARTA -- Penguatan kolaborasi penelitian menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan daya saing perguruan tinggi. Untuk mendukung upaya tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang terkenal sebagai Kampus Digital Kreatif, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema Roadmap Penelitian Kolaborasi dengan Diaspora dalam Kurun Waktu Tiga Tahun, pada Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Assoc. Prof. Hera Oktadiana, Ph.D., CHE, Dosen Institut Pariwisata Trisakti, sebagai narasumber untuk berbagi wawasan mengenai pengembangan penelitian kolaboratif, pemanfaatan jejaring diaspora, serta penyusunan peta jalan penelitian yang terarah dan berkelanjutan.

Dalam diskusi tersebut, Hera menekankan pentingnya membangun kolaborasi penelitian yang memiliki arah dan target luaran yang jelas.

“Penyusunan roadmap penelitian selama tiga tahun perlu menjadi landasan bagi dosen untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Melalui kerja sama dengan diaspora dan mitra dari berbagai bidang, penelitian diharapkan dapat menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas sekaligus memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” kata Hera dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta, Jumat (6/10).

Diskusi berfokus pada penguatan kemitraan penelitian yang dapat membuka peluang kolaborasi bagi dosen dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Selain itu, monitoring dan evaluasi secara berkala menjadi perhatian penting untuk memastikan pelaksanaan roadmap berjalan sesuai target, khususnya dalam meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah.

Pengembangan riset juga diarahkan pada bidang pariwisata dan perhotelan yang memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan industri dan perkembangan ilmu pengetahuan. Dosen didorong untuk melibatkan praktisi dalam proses penelitian agar hasil kajian tidak hanya memberikan kontribusi akademik, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab tantangan nyata di dunia usaha dan industri.

Hera juga menyoroti pentingnya membangun fondasi penelitian melalui studi pendahuluan dan penguatan kelompok keilmuan.

“Penelitian yang terarah perlu didukung oleh studi pendahuluan, agenda riset yang terukur, serta evaluasi berkala. Kelompok keilmuan juga dapat menjadi ruang bagi dosen untuk bertukar gagasan, menyusun penelitian bersama, dan mengembangkan publikasi yang relevan dengan kebutuhan industri,” tambahnya.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan riset, Dekan FEB UBSI, Dr. Ani Wijayanti Kirana mendorong pembentukan dan penguatan kelompok keilmuan, khususnya pada program studi yang berkaitan dengan pariwisata dan perhotelan.

“Kelompok tersebut diharapkan menjadi wadah bagi dosen untuk menyusun agenda penelitian bersama, memperluas jejaring akademik, serta menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, FEB UBSI mendorong pengembangan arah penelitian kolaboratif selama tiga tahun yang berorientasi pada luaran akademik dan keberlanjutan program.

“Kolaborasi dengan diaspora, praktisi, dan mitra penelitian juga diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja sama sekaligus meningkatkan kontribusi riset di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dr. Ani.

Kegiatan FGD ini menjadi bagian dari upaya FEB UBSI dalam membangun budaya penelitian yang kolaboratif, produktif, dan berdampak. Melalui arah penelitian yang lebih terstruktur, pengembangan riset di bidang ekonomi, pariwisata, dan perhotelan diharapkan akan semakin relevan dengan kebutuhan ilmu pengetahuan serta perkembangan industri.