Denpasar (ANTARA) - Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menekankan pelaksanaan program bedah rumah Pemerintah Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana harus memperhatikan kualitas bangunan, mulai dari konstruksi hingga kelengkapan fasilitas dasar.
"Melihat kondisi tersebut, pembangunan rumah tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga harus memastikan hunian yang dihasilkan layak ditempati serta mampu memberikan rasa aman, sehat, dan nyaman bagi penghuninya," kata dia dalam keterangan Pemprov Bali di Denpasar, Jumat.
Peninjauan program bedah rumah di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru yang dilakukan bersama Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan tersebut, untuk melihat langsung kondisi hunian penerima manfaat sekaligus memastikan bantuan yang diberikan bersumber dari APBD Perubahan Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp75 juta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Nilai bantuan itu diperuntukkan pembangunan rumah satu lantai seluas 30 meter persegi dilengkapi dua kamar tidur, teras, dan kamar mandi demi meningkatkan kualitas hunian penerima bantuan.
Saat meninjau kediaman salah satu penerima manfaat, I Gede Yogi Agus Cahaya, ia mendapati kondisi rumah tergolong tidak layak lantaran salah satu kamar tidur difungsikan sebagai dapur, genting bocor, serta lantai teras masih berupa tanah.
Fasilitas sanitasi di rumah tersebut juga belum memadai akibat kamar mandi mengalami kerusakan berat tanpa atap serta belum terhubung dengan jaringan air bersih PDAM sehingga penghuni masih mengandalkan sumur tradisional.
Selain memastikan aspek konstruksi bangunan, Pemprov Bali memberikan bantuan uang tunai Rp500.000 kepada anak penerima manfaat, Putu Bagus Andi Yoga Sulung yang duduk di Kelas II SD Negeri Banyubiru, sebagai bentuk perhatian agar terus bersemangat menempuh pendidikan.
Melalui program bedah rumah ini, Pemprov Bali berupaya membantu masyarakat yang masih tinggal di hunian tidak layak sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Pihak penerima manfaat program bedah rumah menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pemprov Bali.
"Matur suksma, Bapak Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, atas bantuan bedah rumahnya, bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami," kata istri I Gede Yogi Agus Cahaya, I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini.
Penerima bantuan ini mengaku bersyukur karena perbaikan rumah tersebut hadir di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, saat dirinya bekerja membuat perlengkapan upakara berupa tamas dan suaminya bekerja serabutan.