Teknologi

Surga Audiophile! JIAVS 2026 Pamerkan Teknologi Audio Canggih

Surga Audiophile! JIAVS 2026 Pamerkan Teknologi Audio Canggih
Jakarta

Pencinta audio atau audiophile dimanjakan dengan deretan teknologi suara canggih di Jakarta International Audio Video Show (JIAVS) 2026. Pameran yang berlangsung di Fairmont Jakarta pada 5-7 November 2026 ini menghadirkan berbagai perangkat audio premium, mulai dari headphone dengan peredam bising, speaker Hi-Fi kelas dunia, hingga amplifier berteknologi mutakhir.

Memasuki penyelenggaraan ke-12, JIAVS 2026 menghadirkan sedikitnya 66 peserta pameran dari dalam dan luar negeri yang menempati tiga lantai Fairmont Jakarta. Pengunjung berkesempatan menikmati langsung pengalaman audio dari berbagai perangkat, termasuk speaker premium yang diproduksi di Indonesia.

"Teknologi audio pada akhirnya bukan tentang perangkat itu sendiri. Lebih penting lagi, bagaimana teknologi membawa kita lebih dekat dengan musik, sehingga kita dapat merasakan setiap detail, emosi, dan ekspresi musikal secara lebih mendalam," ujar Herman Chandra, Chairman JIAVS 2026.

Mengusung tema Immersive Soundscapes - The Ultimate Audio Visual Experience, pameran ini menghadirkan beragam merek internasional seperti MBL, JBL, KEF, Vivid, Vincent, Audio Note, Focal, Naim, L-Acoustics, Dynaudio, TAD, dan Hisense.

Merek lokal seperti Polytron dan SB Acoustics juga ikut meramaikan acara. Tak hanya produk komersial, komunitas audio turut memamerkan kreasi speaker, power amplifier, serta perangkat rakitan mereka.

Dari beragam teknologi yang ditampilkan, berikut enam perangkat audio-visual menarik di JIAVS 2026.

Rima SB Acoustics

Rima menjadi salah satu produk menarik di JIAVS 2026. Speaker Hi-Fi dari SB Acoustics ini mengusung desain retro ala 1970-an dengan teknologi akustik modern.

Rima SB AcousticsRima SB Acoustics Foto: Adi FR/detikINET

Rima menggunakan konfigurasi tiga jalur, terdiri dari woofer 10 inci, midrange 4 inci, dan tweeter soft dome. Speaker ini memiliki respons frekuensi 33-24.000 Hz dan direkomendasikan menggunakan amplifier berdaya 100-200 watt.

Kabinetnya dibuat dari birch plywood untuk mengurangi resonansi, dengan finishing walnut yang memperkuat kesan klasik.

Menariknya, speaker berbobot 21,8 kg ini dirancang oleh Ulrik Schmidt dari Danesian Audio di Denmark, tetapi diproduksi di Indonesia.

Soulnote A-3

Soulnote A-3 hadir untuk penggemar audio yang menginginkan pengalaman mendengarkan musik dengan sistem stereo premium.

Amplifier terintegrasi asal Jepang ini menghasilkan daya 120 watt per kanal pada impedansi 4 ohm. Salah satu keunggulan teknologinya adalah penggunaan rangkaian non-negative feedback atau non-NFB.

Soulnote A-3Soulnote A-3 Foto: Adi FR/detikINET

Teknologi tersebut menjadi bagian dari pendekatan desain Soulnote untuk mempertahankan karakter sinyal audio. Perangkat ini juga menggunakan pemisahan ground kanal kiri dan kanan guna membantu mengurangi interferensi.

Soulnote A-3 memiliki bobot sekitar 31 kg. Konstruksinya dirancang untuk mengendalikan pengaruh getaran terhadap komponen audio, sehingga ditujukan bagi pengguna sistem Hi-Fi kelas atas.

Ruark R710

Berbeda dari perangkat audio modern yang umumnya tampil minimalis, Ruark R710 justru mengusung desain klasik yang terinspirasi sistem Hi-Fi era 1970-an.

Meski terlihat retro, teknologi di dalamnya sangat modern. Perangkat berbentuk konsol ini menggabungkan pemutar CD, streaming musik, dan amplifier Class-D berdaya 2 x 200 watt.

Ruark R710Ruark R710 Foto: Adi FR/detikINET

Ruark R710 mendukung berbagai layanan dan teknologi pemutaran musik, termasuk Spotify Connect, Tidal Connect, Qobuz Connect, Apple AirPlay, dan Google Cast.

Tersedia pula koneksi HDMI ARC/eARC untuk menghubungkannya dengan televisi, serta input khusus turntable bagi pengguna yang ingin menikmati koleksi piringan hitam.

Kombinasi desain klasik dan teknologi digital membuat Ruark R710 cocok bagi penggemar musik yang menginginkan sistem audio sekaligus elemen dekoratif dalam ruang keluarga.

Edifier WH950NB

Bagi pengunjung yang lebih menyukai perangkat audio personal, Edifier WH950NB menawarkan headphone wireless dengan teknologi Active Noise Cancellation (ANC).

Fitur ini dirancang untuk membantu meredam kebisingan lingkungan sehingga pengguna dapat lebih fokus menikmati musik, baik ketika bekerja, bepergian, maupun berada di tempat ramai.

Edifier WH950NBEdifier WH950NB Foto: Adi FR/detikINET

Edifier WH950NB dibekali driver dinamis 40 mm, sertifikasi Hi-Res Audio Wireless, serta dukungan codec LDAC untuk transmisi audio berkualitas tinggi melalui Bluetooth 5.3.

Daya tahan baterainya diklaim mencapai 55 jam saat ANC dimatikan dan 34 jam ketika ANC aktif. Fitur pengisian cepat memungkinkan pengguna menikmati musik hingga tujuh jam setelah pengisian daya selama 10 menit.

Headphone ini juga memiliki empat mikrofon untuk mendukung kualitas panggilan telepon. Edifier WH950NB baru akan dirilis di Indonesia pada Januari 2027.

Hisense Laser TV L9Q

Tak hanya perangkat untuk menikmati musik, JIAVS 2026 juga menghadirkan teknologi audio-visual untuk menciptakan pengalaman bioskop di rumah.

Salah satunya Hisense Laser TV L9Q, proyektor premium yang mampu menghasilkan gambar berukuran hingga 200 inci.

Perangkat ini menggunakan teknologi TriChroma RGB Triple Laser dengan resolusi 4K dan tingkat kecerahan mencapai 5.000 ANSI lumens.

Hisense Laser TV L9QHisense Laser TV L9Q Foto: Adi FR/detikINET

Berkat teknologi ultra-short throw, proyektor dapat ditempatkan dekat dengan layar sehingga tidak membutuhkan jarak proyeksi sepanjang proyektor konvensional.

Hisense L9Q turut mengandalkan sistem audio 6.2.2 channel bertenaga 116 watt hasil kolaborasi dengan Devialet.

Dukungan Dolby Vision dan IMAX Enhanced semakin melengkapi pengalaman menonton film dengan kualitas gambar dan suara yang imersif.

BenQ W5800

Perangkat home cinema lainnya adalah BenQ W5800, proyektor laser premium yang ditujukan bagi penggemar film dengan kebutuhan kualitas gambar tinggi.

BenQ W5800 menawarkan resolusi 4K UHD dengan tingkat kecerahan 2.600 ANSI lumens. Proyektor ini memiliki cakupan warna 100% DCI-P3 dan 100% Rec.709 untuk menghasilkan reproduksi warna yang akurat.

BenQ W5800BenQ W5800 Foto: Adi FR/detiKINET

Dukungan HDR10+ dan Filmmaker Mode memungkinkan pengguna menikmati film dengan tampilan yang dirancang mendekati visi pembuatnya.

BenQ juga menyematkan fitur motorized lens shift untuk memudahkan penyesuaian posisi gambar saat pemasangan.

Sumber cahaya laser pada W5800 diklaim mampu bertahan hingga 25.000 jam dalam mode Eco, sehingga dirancang untuk penggunaan home theater dalam jangka panjang.