JAKARTA -- Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten telah mencapai 90 persen menjelang pembukaan pada 15 November 2026. Wakil Wali Kota Tangerang Selatan sekaligus Ketua Panitia Besar (PB) Porprov VII Banten, Pilar Saga Ichsan, memastikan seluruh bidang kepanitiaan terus menyelesaikan kebutuhan teknis agar penyelenggaraan berjalan lancar.
Kepastian itu disampaikan Pilar seusai rapat koordinasi akhir bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten dan Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) di Ruang Blandongan, Balai Kota Tangerang Selatan, Rabu (4/11/2026). Rapat berlangsung sekitar tujuh jam hingga malam untuk mengevaluasi kesiapan pertandingan, fasilitas, transportasi, kesehatan, konsumsi, logistik, dan kebersihan.
"Insya Allah 90 persen siap," kata Pilar ketika ditanya mengenai perkembangan persiapan. Ia menegaskan seluruh bidang kepanitiaan memiliki peran penting karena saling berkaitan dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan.
Menurut Pilar, persiapan pertandingan maupun seremoni pembukaan secara umum telah berjalan sesuai rencana. Namun, sejumlah persoalan teknis masih harus disempurnakan berdasarkan hasil evaluasi bersama KONI Banten dan Panwasrah.
"Tinggal ada beberapa hal minor yang perlu kita tajamkan lagi. Tadi mendapat masukan dari KONI Banten, khususnya Panwasrah," ujarnya.
Pilar menekankan bahwa setiap bidang harus memastikan seluruh kebutuhan operasional dapat dijalankan sesuai jadwal. Kekurangan dalam satu aspek berpotensi memengaruhi pelaksanaan pertandingan maupun pelayanan kepada atlet dan ofisial.
Ketua Umum KONI Banten Agus Rasyid mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah. Menurutnya, rapat koordinasi yang berlangsung hingga malam menunjukkan komitmen penyelenggara untuk memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal.
"Saya yakin dan percaya dengan kesiapan tadi yang disampaikan sudah 90 persen. Dan bahkan rapat kita dari siang sampai malam ini memang tanda keseriusan kita semua," kata Agus.
Sebanyak 60 Cabang Olahraga Dipertandingkan
Agus menyebut Porprov VII Banten menjadi penyelenggaraan dengan jumlah cabang olahraga terbanyak sepanjang sejarah pesta olahraga tersebut. Sebanyak 60 cabang olahraga dijadwalkan dipertandingkan dengan Tangerang Selatan sebagai pusat kegiatan.
Menurut Agus, skala penyelenggaraan tersebut menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam penyediaan arena, pengaturan jadwal, dan koordinasi pertandingan. Sebagian besar cabang olahraga akan berlangsung di Tangerang Selatan, sedangkan sejumlah pertandingan menggunakan fasilitas di luar wilayah kota sesuai kebutuhan teknis.
"Sepanjang sejarahnya Provinsi Banten berdiri, Porprov ke-7 menggelar perhelatan cabor itu paling terbanyak," ujar Agus. Ia juga mengapresiasi kesiapan Pemkot Tangerang Selatan menghadapi berbagai dinamika penyelenggaraan.
Pilar menjelaskan bahwa pemeriksaan kelayakan arena terus dilakukan bersama instansi terkait. Penyesuaian jadwal penggunaan fasilitas juga dilakukan untuk menghindari benturan kegiatan, termasuk pada cabang drum band dan kempo.
Untuk cabang selancar yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Lebak, pemeriksaan lapangan telah dilaksanakan berulang kali sejak Juni 2026. Tim Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI, serta Panwasrah mengevaluasi kondisi arena sekaligus memastikan dukungan keselamatan peserta.
Pemeriksaan tersebut mencakup kebersihan, ketersediaan tenaga kesehatan, ambulans, dan rumah sakit rujukan terdekat. Panitia juga memperhatikan kebutuhan konsumsi serta pelayanan pendukung selama pertandingan berlangsung.
"Termasuk nanti juga bagaimana terkait kebersihannya, bagaimana terkait tim tenaga kesehatannya, mana rumah sakit terdekat, ambulansnya seperti apa, dan lain sebagainya," kata Pilar. Ia menegaskan kesiapan fasilitas harus sejalan dengan perlindungan keselamatan seluruh peserta.
Untuk cabang olahraga yang memerlukan perlengkapan keselamatan khusus, masing-masing pengurus cabang telah mengajukan kebutuhan kepada bidang sarana-prasarana. Sementara itu, transportasi dan konsumsi kontingen menjadi tanggung jawab kabupaten dan kota masing-masing, sedangkan PB Porprov memberikan dukungan kepada panitia, wasit, dan juri.