Nasional

Kelurahan Kamal Muara wakili Jakut pada Lomba Kampung Bebas Jentik

Kelurahan Kamal Muara wakili Jakut pada Lomba Kampung Bebas Jentik

Jakarta (ANTARA) - RW 02 Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, terpilih mewakili Kota Jakarta Utara (Jakut) dalam ajang Lomba Kampung Bebas Jentik (KBJ) tingkat Provinsi DKI Jakarta.

“RW 02 Kamal Muara memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya keberhasilan mempertahankan angka bebas jentik hingga 100 persen,” kata Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Jakarta Utara Anita Permata Sari di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan dalam dua tahun terakhir, tidak ditemukan kasus demam berdarah dengue (DBD) pada warga setempat.

Menurut dia, capaian tersebut tentu tidak terlepas dari konsistensi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin, serta keterlibatan aktif Juru Pemantau Jentik (Jumantik) mandiri dalam memantau tempat-tempat yang berpotensi menjadi perkembangbiakan nyamuk.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara Murniasi Hutapea menyebutkan sejumlah indikator yang menjadi perhatian dalam penilaian Lomba KBJ.

Indikator tersebut, di antaranya komitmen masyarakat, dukungan lintas sektor dalam penanggulangan DBD, capaian angka bebas jentik minimal 95 persen, kebijakan di tingkat kelurahan, serta inovasi yang dikembangkan masyarakat.

Murniasi menuturkan RW 02 Kamal Muara telah menunjukkan capaian positif dengan angka bebas jentik di atas 95 persen dan tidak ditemukan kasus DBD selama dua tahun terakhir.

“Harapannya, melalui Lomba Kampung Bebas Jentik ini, upaya penanggulangan DBD semakin diperkuat melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, sektor swasta, kader, dan tokoh masyarakat,” ujar Murniasi.

Dia juga mendorong RW lainnya di Jakarta Utara agar mulai menggerakkan program satu rumah satu Jumantik serta mengembangkan berbagai inovasi berbasis masyarakat dalam mencegah penularan DBD.

Di sisi lain, Lurah Kamal Muara Fahrozi Hardi mengungkapkan keberhasilan RW 02 yang dipercaya mewakili Jakarta Utara dalam ajang tersebut merupakan buah dari sinergi kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Jumantik, aparatur kelurahan, serta partisipasi aktif masyarakat.

Dia menyebutkan kebiasaan menjaga kebersihan rumah dan halaman, mengelola sampah, merawat saluran air, serta memeriksa tempat penampungan air terus dilakukan oleh warga.

“Terpilihnya RW 02 merupakan hasil konsistensi warga dan kader dalam menjaga sanitasi lingkungan. Kami berharap kepedulian ini terus tumbuh menjadi budaya sehari-hari, bukan hanya untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga demi menjaga kesehatan seluruh masyarakat Kamal Muara,” tutur Fahrozi.

Tahapan penilaian Lomba KBJ tingkat provinsi akan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja oleh perwakilan enam wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada 11 November 2026.

Selanjutnya, pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tingkat Provinsi DKI Jakarta pada 13-14 November 2026.