Ekonomi

Hujan Emas di Saham Bank, Simak Cara Lo Kheng Hong Mencium Cuan

Hujan Emas di Saham Bank, Simak Cara Lo Kheng Hong Mencium Cuan

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor kawakan Lo Kheng Hong menilai anjloknya harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru menjadi peluang emas bagi investor jangka panjang, salah satunya di sektor perbankan. Menurutnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot dari kisaran 9.000 ke level 5.000 membuat banyak saham diperdagangkan pada harga yang sangat murah.

"Bagi saya, di Bursa Efek Indonesia saat ini sedang hujan emas," ujarnya dikutip Jumat (6/11/2026).

Lo Kheng Hong menyebut pelemahan pasar dipicu aksi jual investor asing. Sejak awal tahun hingga saat ini, asing telah melepas saham di BEI dengan nilai lebih dari Rp100 triliun. Ia memandang ketakutan asing itulah yang menyeret harga saham turun cukup dalam.

Namun, Ia mengungkapkan, bagi investor yang berpikir jangka panjang, kondisi ini justru dilihat sebagai kesempatan.

"Siapkanlah ember yang besar untuk menampung hujan emas itu," katanya.

Di antara berbagai saham yang terkoreksi, ia menyoroti saham perbankan besar yang harganya sudah turun lebih dari 50%. Dengan harga yang jauh lebih rendah, imbal hasil dividen (dividend yield) saham-saham tersebut, menurut perhitungannya, naik menjadi sekitar 14%.


Ia pun membandingkan keuntungan dengan instrumen lain yang lebih konservatif. Bunga deposito sekitar 6% per tahun menjadi 4,8% setelah dipotong pajak 20%. Surat utang negara dengan imbal hasil sekitar 7,8% menjadi sekitar 7% setelah pajak 10%.

"Kalau dia balik ke harga semula, capital gain kita 100%. Dan selama saya 37 tahun menjadi investor saham di Bursa Efek Indonesia, setiap turun, dia akan naik lebih tinggi dari sebelumnya. Setiap dia turun, dia akan naik lebih tinggi dari sebelumnya," ungkapnya.

Sehingga, ia mengajak investor memanfaatkan kondisi saat ini, ketika menurut dia banyak saham diperdagangkan dengan harga sangat murah akibat penjualan asing.

"Saya bilang ketika asing menjual sahamnya sampai harga saham turun banyak, bagi seorang investor itu di Bursa Efek Indonesia sedang hujan emas," tutupnya.

[Gambas:Video CNBC]