Hiburan

Dulu Ditanya Ayah Kapan Main di Senayan, Enda Ungu Kini Menjawabnya

Dulu Ditanya Ayah Kapan Main di Senayan, Enda Ungu Kini Menjawabnya
Jadi intinya...
  • Enda Ungu konser di Senayan, namun ayahnya yang selalu bertanya tidak bisa menyaksikan.
  • Ayah Enda adalah pendukung terbesar, namun tiada saat Ungu mencapai kesuksesan.
  • Enda berpesan untuk menghargai waktu bersama ayah sebelum penyesalan datang.

Liputan6.com, Jakarta - akhirnya bisa menggelar di Senayan belum lama. Namun, momen itu terasa berbeda karena sang ayah sudah tidak ada untuk menyaksikannya. Sewaktu masih hidup, ayah Enda kerap menanyakan kapan anaknya tampil di Senayan. Pertanyaan itu terus teringat sampai benar-benar naik panggung di sana.

"Soalnya dulu Papaku suka ngomong gini, 'Kamu kapan main di Senayan? Nggak pernah main-main. Yang lain udah main, kamu kok nggak main? Maksudnya manggung'," ujar Enda Ungu saat ditemui di kawasan Senayan, belum lama ini.

"Tapi pas giliran Ungu manggung di Senayan, dianya udah nggak ada. Pamitlah," sambungnya.

Ayah Pendukung Terbesar

Enda menyebut ayahnya sebagai salah satu pendukung terbesar sejak awal kariernya. Karena itu, kepergian sang ayah di saat Ungu berhasil terasa menyesakkan.

"Enggak lah, dia kan salah satu pendukung aku dari dulu, sekerja keras untuk aku. Tapi kan ironisnya di saat aku berhasil, dianya malah pulang. Jadi ya gimana sih, nggak ada yang ikhlas lah," katanya.

Masih Kehilangan

Rasa kehilangan itu belum hilang meski sudah lama berlalu. Enda sadar tidak semua orang bisa memahaminya.

"Iya, emang orang tua juga nggak akan mungkin dilupain kan. Ya mungkin kadang-kadang orang-orang suka lihat, 'Lu lebay banget sih'," katanya.

Tetap Sedih Walau Sudah Lama Ditinggal

Enda mengaku dulu sering berselisih dengan ayahnya. Justru setelah sang ayah tiada, rasa rindu datang begitu besar. "Maksudnya udah segini masih apa, udah lama padahal meninggal. Tapi mau gimana? Namanya juga orang tua," sambungnya.

Dulu Kerap Berselisih

"Dulu padahal waktu dia masih hidup berantem terus, cuman giliran dia nggak ada kita jadi kangen banget. Ini sebenarnya pelajaran untuk orang-orang yang masih punya ayah. Ya rajin-rajinlah meluangkan waktu bersama dia. Karena nanti di saat sudah terpisah, ya nggak ada jalan lagi selain bersedih gitu," jelasnya.

Pesan Enda

Enda pun berpesan agar orang yang masih punya ayah tidak menunda waktu bersamanya. "Apapun akan lu sangkut pautin dengan ayah lu. Lu akan sadar di saat dia nggak ada bahwa dialah satu-satunya orang yang paling menyayangi dirimu," pungkasnya.