Pemain , Michael Cuisance menangis setelah timnya dipermalukan 1-9 dalam laga lanjutan Liga Champions di Stade Bollaert-Delelis, Kamis (5/11) dini hari WIB.
Dilansir dari media Italia Tuttomercatoweb, momen itu terjadi saat Cuisance melakukan sesi wawancara bersama Canal+. Mata gelandang Lens itu terlihat berkaca-kaca karena Lens harus menelan kekalahan sangat memalukan di hadapan publik sendiri.
Cuisance tidak bisa menutupi kekecewaannya. Pemain berusia 27 tahun itu bahkan mengaku sulit berkata-kata akan hasil yang harus diterima Les Sang et Or, julukan Lens.
"Saya sulit berkata-kata. Tim harus bereaksi, kami harus tampil lebih baik. Kami tampil di Liga Champions, kami harus menghormati kompetisi ini," ujar Cuisance.
"Hari ini kami gagal memenuhi standar tersebut. Kami meminta maaf kepada para penggemar."
Menurut Cuisance, kekalahan memalukan dari Como ini harus jadi pembelajaran. Hal itu mesti dilakukan agar kesalahan yang sama tidak kembali terulang.
"Kalah itu selalu sulit, bahkan dalam pertandingan yang kurang krusial sekalipun. Namun, ini bukanlah sekadar kekalahan, melainkan sebuah pelajaran. Kami harus belajar dari pertandingan ini dan memahami karakter tim ini," katanya.
"Saya pernah melalui masa-masa yang jauh lebih sulit dalam hidup saya. Hari ini harus menjadi sebuah pembelajaran."
Kekalahan ini membuat Lens terbenam di zona papan bawah klasemen Liga Champions. Wakil Prancis itu berada di peringkat 33 dari 36 tim yang berpartisipasi di fase awal Liga Champions.