Pemerintah China butuh waktu lebih lama untuk maafkan Kylian Mbappe. Itu artinya, Real Madrid dan sang pemain masih kena boikot!
Seperti diketahui, baru-baru ini Kylian Mbappe dikecam China. Itu karena bercandaannya kepada tokoh nasional Mao Zedong.
Setelahnya, China memboikot Kylian Mbappe dan Real Madrid. Radio dan Televisi Pusat (China Media Group) selaku pemegang hak siar Liga Spanyol tidak lagi menanyangkan pertandingan Los Blancos!
Situasi makin runyam, karena LaLiga juga bisa terseret. Padahal, China merupakan salah satu pasar terbesar bagi LaLiga.
Kylian Mbappe sudah meminta maaf, begitu juga Real Madrid kepada China. Pihak LaLiga pun tetap menjaga terus hubungan baik dan berharap aksi boikotnya bisa cepat selesai.
Dilansir dari Tribuna, Duta Besar Tiongkok untuk Spanyol, Yao Jing angkat bicara. Dirinya mengaku, pemerintah China memang sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak.
"Tidak ada negosiasi apapun, tetapi ada terus komunikasi yang didasarkan pada pemahaman bersama," tegasnya.
Yao Jing menjelaskan, pihaknya sudah bertemu dengan LaLiga, Real Madrid, dan berbagai institusi Spanyol. Jing menegaskan, pemerintah China memerlukan waktu lebih untuk bisa memaafkan insiden yang dibuat Mbappe.