Bupati Karimun Iskandarsyah ingin mengoptimalkan potensi maritim Kabupaten Karimun yang berada di kawasan strategis Selat Malaka. Menurutnya, posisi Karimun yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Iskandarsyah mengatakan potensi maritim Karimun selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, posisi geografis daerah tersebut berada di jalur pelayaran strategis yang menghubungkan berbagai aktivitas perdagangan internasional.
"Selama ini hanya Singapura dan Malaysia yang memanfaatkan posisi Selat Malaka. Perang di Selat Hormuz kemarin mengajarkan kita bahwa ternyata di Selat Malaka punya potensi yang luar biasa," ujar Iskandarsyah saat ditemui di sela CNN Indonesia Awards 2026, Jumat (6/11).
Ia mengatakan penghargaan CNN Indonesia Awards 2026 yang diterima Pemerintah Kabupaten Karimun menjadi pengakuan sekaligus motivasi untuk semakin mengembangkan investasi di sektor maritim dan wilayah kepulauan.
Menurutnya, salah satu upaya yang tengah didorong pemerintah daerah adalah pengembangan ekonomi biru atau blue economy. Program tersebut mencakup pengelolaan kawasan pesisir dan mangrove melalui kegiatan budidaya dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Iskandarsyah berharap pengembangan potensi maritim tersebut dapat menjadikan Karimun sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia juga mengaitkan upaya tersebut dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029.
"Kami yakin Karimun kalau kita betul-betul kerja sama penuh dengan semangat, kita yakin kita menjadi salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya.
"Kita tahu bahwa keinginan Bapak Presiden kita dalam Asta Cita 2029 pengennya pertumbuhan ekonomi 8 persen dan mudah-mudahan Karimun bagian dari pertumbuhan ekonomi 8 persen di 2029," imbuhnya.
Lebih lanjut, Iskandarsyah menekankan pentingnya memperkuat kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Menurutnya, menjaga kawasan perbatasan tidak cukup hanya melalui aspek keamanan, tetapi juga harus diikuti peningkatan kemakmuran masyarakat.
"Karimun adalah daerah perbatasan negara. Kita harus menjaga kedaulatan negara. Menjaganya seperti apa? Bukan hanya security tapi juga prosperity. Kemakmuran dan kesejahteraan," ujarnya.
Ia meyakini penguatan ekonomi daerah perbatasan turut berkontribusi terhadap ketahanan nasional.
"Kami yakin kalau Karimun kuat, NKRI juga akan kuat. Itu salah satu yang harus kita dorong di daerah perbatasan negara," pungkasnya.