Sejumlah musisi pemenang (AMI) Awards 2026 kompak menyuarakan kepedulian terhadap bencana alam dan saat menyampaikan pidato di atas panggung penghargaan tersebut pada Rabu (4/11).
Mereka menyampaikan empati terhadap korban bencana, mengingatkan pentingnya solidaritas, hingga melontarkan satir terkait kondisi lingkungan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Andien menjadi salah satu musisi yang menyampaikan empati terhadap bencana alam di Indonesia. Pesan tersebut disampaikan saat menerima penghargaan Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik berkat lagu Jatuh Pelan.
"Aku juga ingin menaruh hati dan empati yang sangat-sangat besar terhadap apa yang terjadi di Indonesia," ujar Andien yang disambut riuh tepuk tangan penonton.
"Untuk hutan-hutan, untuk seluruh korban bencana alam, untuk semua anak-anak, untuk semua satwa, untuk semua tumbuhan," sambungnya.
"Semoga kita menjadi manusia yang enggak pernah lupa untuk berempati dan peduli," lanjutnya.
Hindia dan Dipha Barus turut menyampaikan kritik saat menerima penghargaan Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik berkat lagu Nafas.
"Kami dedikasikan untuk teman-teman yang sulit bernafas karena alam dibakar, untuk yang sulit bernafas karena kebijakan tidak berpihak kepada kita semua, dan untuk yang masih diadu domba," ujar Hindia.
Satire soal kondisi lingkungan juga disampaikan Idgitaf saat meraih penghargaan Album Terbaik Terbaik berkat album Berusaha di Bawah Hujan dan Video Lirik Favorit persembahan YouTube berkat lagu Sedia Aku Sebelum Hujan.
"Berbicara tentang hujan, di luar sana ada yang sedang sangat membenci hujan karena longsor dan banjir, dan ada juga yang sangat merindukan hujan karena kebakaran hutan dan lainnya," ujar Idgitaf.
"Walaupun mereka berbeda situasinya dalam mencintai atau membenci hujan, ada kesamaan dalam keduanya. Mereka membutuhkan restorasi dan akuntabilitas," sambungnya.
Sementara itu, Perunggu dan Kunto Aji turut mengingatkan pentingnya solidaritas dan suara masyarakat meski tidak secara langsung menyinggung kebakaran hutan.
Vokalis Perunggu, Maul Ibrahim, menyampaikan pesan tersebut saat menerima penghargaan Duo/Grup Pop Terbaik berkat lagu Pikiran Yang Matang.
"Kita cuman punya satu sama lain dan kita harus tetap saling dukung bantu sesama, berkah buat Indonesia semua," ujar Maul.
Kunto Aji juga menegaskan komitmennya untuk menyuarakan aspirasi masyarakat saat menerima penghargaan Artis Solo Alternatif Terbaik berkat lagu BERANI.
"Saya ada di sini, saya akan mewakili teman-teman semua karena tanpa pendengar saya bukan siapa-siapa, jadi suara-suara yang tidak terdengar di luar sana akan sebisa mungkin saya coba suarakan. Power to the people. Thank you," ujar Kunto Aji.
Pidato-pidato tersebut kemudian ramai diunggah di media sosial. Sejumlah warganet menyoroti dan mengapresiasi keberanian para musisi dalam menyampaikan suara di tengah situasi bencana yang melanda Indonesia.
Berdasarkan Dashboard Informasi Penanganan Karhutla milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (4/11), masih terdapat 588 titik panas dan 149 titik api karhutla di enam provinsi Indonesia.
Enam provinsi ini terdiri dari Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.